<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Holy Bible &#124; Indonesian Bible Society</title>
	<atom:link href="http://holybible27.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://holybible27.wordpress.com</link>
	<description>Christian Books,Bible Society,Indonesian Bible Society</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 May 2009 09:04:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='holybible27.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Holy Bible &#124; Indonesian Bible Society</title>
		<link>http://holybible27.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://holybible27.wordpress.com/osd.xml" title="Holy Bible &#124; Indonesian Bible Society" />
	<atom:link rel='hub' href='http://holybible27.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pernikahan Berarti Memberi</title>
		<link>http://holybible27.wordpress.com/2009/05/15/pernikahan-berarti-memberi/</link>
		<comments>http://holybible27.wordpress.com/2009/05/15/pernikahan-berarti-memberi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 09:04:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>holybible27</dc:creator>
				<category><![CDATA[HolyBible]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://holybible27.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Pernikahan Berarti Memberi&#8230; Lebih dari apa yang pernah dilakukan oleh seorang manusia mana pun, Yesus Kristus telah memberikan contoh yang baik dari kasih Allah dan Ia telah melakukannya dalam banyak cara yang berbeda. Sedangkan salah satu dari cara terbesar dan sangat nyata yang Ia lakukan adalah bahwa Ia memberikan hidupNya dengan bersungguh – sungguh dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=holybible27.wordpress.com&amp;blog=4159743&amp;post=229&amp;subd=holybible27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Pernikahan Berarti Memberi&#8230;</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>L</strong>ebih dari apa yang pernah dilakukan oleh seorang manusia mana pun, Yesus Kristus</p>
<p style="text-align:justify;">telah memberikan contoh yang baik dari kasih Allah dan Ia telah melakukannya dalam</p>
<p style="text-align:justify;">banyak cara yang berbeda. Sedangkan salah satu dari cara terbesar dan sangat nyata yang</p>
<p style="text-align:justify;">Ia lakukan adalah bahwa Ia memberikan hidupNya dengan bersungguh – sungguh dan</p>
<p style="text-align:justify;">mencurahkan darahNya untuk menjadi sang Juru Selamat kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang telah kita lihat bahwa hubungan antara Kristus dan Jemaat yang</p>
<p style="text-align:justify;">benar sesungguhnya menggambarkan hubungan antara suami dan istri. Setelah melalui</p>
<p style="text-align:justify;">suatu hidup yang memberi dan melayani, diakhir hidupNya Yesus Kristus bahkan</p>
<p style="text-align:justify;">memberikan diriNya sendiri bagi Jemaat. Dan karenanya maka seluruh suami</p>
<p style="text-align:justify;">diperintahkan: “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi</p>
<p style="text-align:justify;">jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia</p>
<p style="text-align:justify;">menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian</p>
<p style="text-align:justify;">Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut</p>
<p style="text-align:justify;">atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela. Demikian juga suami</p>
<p style="text-align:justify;">harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya</p>
<p style="text-align:justify;">mengasihi dirinya sendiri.” (Efesus 5:25-28 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI).</p>
<p style="text-align:justify;">Biasanya, masing – masing dari kita secara alami akan berpikir tentang kebutuhan</p>
<p style="text-align:justify;">masing &#8211; masing. Kita sering memikirkan keinginan kita sendiri untuk memenuhi apa</p>
<p style="text-align:justify;">yang menyenangkan diri kita. Tetapi semenjak Allah telah membuat kita sebagai “satu</p>
<p style="text-align:justify;">daging” di dalam pernikahan, kita butuh belajar untuk berpikir dengan cara yang telah</p>
<p style="text-align:justify;">Allah berikan, yaitu dengan secara konstan mempertimbangkan kebutuhan – kebutuhan</p>
<p style="text-align:justify;">dan keinginan – keinginan dari pasangan kita dan bagaimanakah memelihara “separuh</p>
<p style="text-align:justify;">dari bagian diri” kita tersebut! Hal ini mencakup berpikir, berencana dan berdisiplin diri.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini juga termasuk MEMBERIKAN diri sendiri kepada manusia lain. Dan hal ini</p>
<p style="text-align:justify;">adalah arti sesungguhnya dari pernikahan tersebut!</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu dari perkataan Yesus Kristus yang paling penting tidaklah terdapat di</p>
<p style="text-align:justify;">dalam keempat Injil rasul Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, tetapi di dalam</p>
<p style="text-align:justify;">pernyataan rasul Paulus yang ditulis di dalam Kisah Para Rasul: “Dalam segala sesuatu</p>
<p style="text-align:justify;">telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus</p>
<p style="text-align:justify;">membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab</p>
<p style="text-align:justify;">Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”</p>
<p style="text-align:justify;">(Kisah Para Rasul 20:35 Alkitab Terjemahan Baru © 1974 LAI). Di dalam pernikahan,</p>
<p style="text-align:justify;">adalah lebih “diberkati” untuk memberi karena di dalam banyak kasus “lebih banyak</p>
<p style="text-align:justify;">anda memberi lebih banyak anda mendapat.” Seperti anda benar – benar berusaha untuk</p>
<p style="text-align:justify;">mendorong, untuk melayani, dan untuk memberi, maka anda akan menemukan bahwa pasangan anda akan cenderung membalas. Anda berdua haruslah saling memberi dan</p>
<p style="text-align:justify;">melayani sehingga anda berdua akan disenangkan dan bahkan digembirkan dengan apa</p>
<p style="text-align:justify;">yang diciptakan oleh jaringan kehangatan dan penghargaan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap suami haruslah dengan berhati – hati berpikir tentang bagaimanakah ia</p>
<p style="text-align:justify;">dapat meningkatkan kesenangan dan kepenuhan hidup istrinya. Mungkin ia akan dapat</p>
<p style="text-align:justify;">membantunya dengan cara membantu mencuci piring dan melakukan pekerjaan rumah</p>
<p style="text-align:justify;">pada beberapa kesempatan. Mungkin dialah yang harus bertanggung jawab untuk</p>
<p style="text-align:justify;">menyelesaikan pekerjaan rumah yang cukup berat seperti mengangkat benda – benda</p>
<p style="text-align:justify;">yang berat. Mungkin ia juga dapat memberikan istrinya lebih banyak waktu untuk</p>
<p style="text-align:justify;">beristirahat tidur, lebih banyak berlatih, lebih banyak berekreasi atau berganti irama</p>
<p style="text-align:justify;">kehidupan. Jika keluarga dapat memperoleh hal ini, mungkin seorang suami dapat</p>
<p style="text-align:justify;">mengajak sang istri keluar untuk makan malam satu atau dua kali seminggu, atau sekali</p>
<p style="text-align:justify;">– sekali mengadakan perjalanan “bulan madu” untuk membawa istrinya keluar dari</p>
<p style="text-align:justify;">pekerjaan dan rutinitas hidup sehari – hari. Tentu saja ia dapat memperkaya kehidupan</p>
<p style="text-align:justify;">istrinya dan kehidupannya dengan membawa sang istri ke sebuah konser, museum seni,</p>
<p style="text-align:justify;">kuliah pendidikan dan tempat – tempat berkesan lainnya. Jadi hendaklah seorang suami</p>
<p style="text-align:justify;">mencari cara yang tepat untuk “memberi” istrinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya, seorang istri harus juga sering berpikir tentang bagaimanakah ia dapat</p>
<p style="text-align:justify;">memperkaya kebahagiaan suaminya dan keadaan kehidupan jasmani, emosi dan</p>
<p style="text-align:justify;">intelektual suaminya. Mungkin seorang istri dapat tidur sejenak di siang hari atau setelah</p>
<p style="text-align:justify;">datang dari kerja, atau mandi sejenak dan berganti pakaian sehingga dia kelihatan dan</p>
<p style="text-align:justify;">merasa segar dan cantik di setiap sore hari sama seperti yang ia lakukan ketika ia masih</p>
<p style="text-align:justify;">berpacaran dengan suaminya. Ia dapat mendorong suaminya untuk membagikan pendapat</p>
<p style="text-align:justify;">– pendapatnya tentang hal – hal yang sedang terjadi atau tentang – tentang hal – hal</p>
<p style="text-align:justify;">rohani. Di dalam banyak cara sesungguhnya seorang istri dapat menanggapi dengan baik</p>
<p style="text-align:justify;">ketertarikan suaminya, dan berusaha membuatnya merasa “berbahagia/bangga” atas</p>
<p style="text-align:justify;">kemampuan dan dirinya dan benar – benar merasa berbahagia karena telah menikahi</p>
<p style="text-align:justify;">seorang istri yang sangat mencintainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda mungkin pernah mendengar bahwa pernikahan haruslah mencapai proporsi</p>
<p style="text-align:justify;">50-50/fifty-fifty dimana anda melakukan setengah jalan dan pasangan anda melakukan</p>
<p style="text-align:justify;">yang setengahnya. Tetapi siapakah yang akan melakukan setengah jalan lagi jika anda</p>
<p style="text-align:justify;">tidak setuju dengan pasangan anda? Jawabannya adalah cinta sejati, yang mana hal ini</p>
<p style="text-align:justify;">berarti memberikan tanpa mengharapkan apapun sebagai balasan – memberi secara</p>
<p style="text-align:justify;">seratus persen dan tidak mengharapkan suatu balasan yang anda “harapkan” untuk</p>
<p style="text-align:justify;">didapat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kristus berbicara tentang prinsip ini dengan mengatakan bahwa kita hendaklah</p>
<p style="text-align:justify;">berjalan lebih jauh ketika Ia mengatakan: “Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan</p>
<p style="text-align:justify;">sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil” (Matius 5:41 Alkitab</p>
<p style="text-align:justify;">Terjemahan Baru © 1974 LAI). Ya, bahkan jika anda secara manusiawi tidak merasa</p>
<p style="text-align:justify;">senang untuk melakukannya, jalanlah lebih jauh dan lakukanlah hal tersebut bagi</p>
<p style="text-align:justify;">pasangan anda. Allah akan menambahkan apa yang anda rasa kurang di dalam diri anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Mintalah kepada Allah untuk membantu anda memberi perhatian, cinta dan rasa hormat</p>
<p style="text-align:justify;">yang lebih kepada pasangan anda dan dengan berjalannya waktu anda akan diberkati</p>
<p style="text-align:justify;">dengan upah dan keuntungan dari keadaan pernikahan yang membaik.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi pikirkanlah tentang jalan/cara apakah yang apakah yang dapat anda</p>
<p style="text-align:justify;">berikan kepada pasangan anda. Beberapa hadiah atau kata – kata penghargaan yang tidakterlalu bertele &#8211; tele akan membuat keadaan berbeda. Suatu pelukan atau ciuman yang</p>
<p style="text-align:justify;">spontan yang hanya membutuhkan suatu usaha kecil dari anda dapat memiliki arti</p>
<p style="text-align:justify;">sebagai pemberian yang sangat besar di mata pasangan anda. Suatu pertanyaan</p>
<p style="text-align:justify;">sederhana: “bagaimana harimu?” yang anda ajukan dapat menjadi suatu pemberian</p>
<p style="text-align:justify;">selamat datang yang menandakan perhatian anda kepada pasangan anda, juga</p>
<p style="text-align:justify;">memberikan suatu kesempatan untuk berbagi pikiran dan perasaan yang pribadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya mengetahui sepasang suami istri yang sibuk tetapi yang bagaimana pun juga</p>
<p style="text-align:justify;">masih menyempatkan waktu untuk saling menunjukkan cinta dan perhatian kepada</p>
<p style="text-align:justify;">masing – masingnya. Di suatu sore, sementara sang istri sedang mempersiapkan makan</p>
<p style="text-align:justify;">malam, ia bertanya kepada suaminya: “Apa ada yang lain yang engkau perlukan?”</p>
<p style="text-align:justify;">Suaminya tersenyum dan berkata: “Saya butuh cintamu”. Ia tersenyum, mendorong kursi</p>
<p style="text-align:justify;">sehingga akhirnya sang istrinya jatuh dipangkuannya. Kemudian mereka berpelukan dan</p>
<p style="text-align:justify;">berciuman. Inilah spontanitas yang indah, keinginan untuk saling memberi satu dengan</p>
<p style="text-align:justify;">lainnya, dan membantu untuk menciptakan situasi cinta dan damai.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang tidak perlu selalu menekankan keromantisan dan keidealisan, tetapi yang</p>
<p style="text-align:justify;">harus diketahui adalah bahwa siang dan malam, tahun demi tahun, pasangan yang</p>
<p style="text-align:justify;">berbahagia akan berjuang untuk saling “memberi” antara satu dengan lainnya. Masing –</p>
<p style="text-align:justify;">masingnya akan berusaha untuk membantu pasangannya mencapai potensinya sebagai</p>
<p style="text-align:justify;">manusia secara penuh seperti yang diinginkan oleh Allah di dalam cara apapun untuk</p>
<p style="text-align:justify;">memungkinnya terjadi. Karena kita tidak akan “memiliki“ sebuah pernikahan yang</p>
<p style="text-align:justify;">berbahagia jikalau kita tidak belajar untuk memberi/menciptakan sebuah pernikahan yang</p>
<p style="text-align:justify;">berbahagia!</p>
<p style="text-align:justify;">All the best,</p>
<br />Posted in HolyBible  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/holybible27.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/holybible27.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/holybible27.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/holybible27.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/holybible27.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/holybible27.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/holybible27.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/holybible27.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/holybible27.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/holybible27.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/holybible27.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/holybible27.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/holybible27.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/holybible27.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=holybible27.wordpress.com&amp;blog=4159743&amp;post=229&amp;subd=holybible27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://holybible27.wordpress.com/2009/05/15/pernikahan-berarti-memberi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36765b7a024392ba2d46ab247991ad26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">holybible27</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
