Holy Bible | Indonesian Bible Society

July 25, 2008

Yesus meninggal pada hari apa..?

Inilah Bible Bites kita kali ini:

Sesungguhnya tahukah anda bahwa “perkiraan” Yesus meninggal pada

hari Jum’at dan bangkit pada hari Minggu tersebut tidak berasal

dari Alkitab? Hal ini berasal langsung dari ajaran berhala yang

diadaptasi oleh kekaisaran Roma ketika ingin melabur ajaran berhala

dengan nama dan ajaran Kristen! Lihatlah apa yang dituliskan oleh

seorang ahli pendidikan sejarah Kristen mengenai bagaimanakah dunia

kekristenan yang didirikan oleh kekaisaran Roma tersebut telah

mengubah bentuk dan rupa kekristenan yang didirikan oleh Yesus dan

para rasulnya. “Kebaktian penyembahan menjadi lebih mewah, tetapi

kehilangan makna rohaninya dibanding dengan masa – masa sebelumnya.

Berbagai macam bentuk upacara berhala secara perlahan mulai masuk ke

dalam ibadah. Beberapa hari raya berhala kuno menjadi hari raya

gereja dengan menggunakan perubahan nama dan tata cara ibadah.

Sekitar tahun 405 Masehi patung – patung santa dan santo serta para

martir mulai muncul dan masuk di

gereja – gereja, yang mana pada mulanya hanya sebagai pengingat

tetapi yang kemudian dihormati dan disembah. Pengagungan terhadap

Perawan Maria menggantikan penyembahan terhadap dewi Venus atau

Diana; Perjamuan Tuhan menjadi suatu korban dan bukannya suatu

pengingat; dan penatua berubah dari seorang pengabar Injil menjadi

seorang pendeta/imam” (Hulburt, Story of the Christian Church,

halaman 79).

Jadi apakah yang sesungguhnya yang menjadi kenyataan dari kematian

dan kebangkitan Yesus? Sekali lagi kita harus melihat Alkitab dan

bukan ajaran berhala!

Ketika para ahli Taurat dan orang Farisi bertanya kepada Yesus

tentang tanda apakah yang akan menyatakan bahwa Ia adalah Mesias yang

sebenarnya, Yesus menjawab, “Angkatan yang jahat dan tidak setia

ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan

tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam

perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan

tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.” (Matius 12:40).

Jadi dengan jelas tanda yang diberikan oleh Yesus hanyalah “tiga

hari tiga malam” dan itulah sesungguhnya kunci yang akan membawa

kita kepada hari apakah sesungguhnya Yesus meninggal. Namun terlebih

dahulu marilah kita melihat apakah definisi Alkitab tentang satu

“hari”. Alkitab menyatakan bahwa satu “hari” itu terdiri dari

dua masa, masa gelap dan terang. (Kejadian 1:5). Sedangkan satu masa

terdiri dari 12 jam. (Yohanes 11:9). Jadi ketika Yesus mengatakan

bahwa Ia akan ada di dalam perut bumi selama 3 hari dan 3 malam, maka

Ia sesungguhnya mengacu kepada durasi waktu yang sudah jelas, yaitu

sekitar 72 jam (3x12jam masa terang + 3x12jam masa gelap), atau

sekurang – kurangnya 60 jam (jika dihitung dengan perhitungan Onah

rabi Eleazar bin Azariah dengan asumsi 2 Onah/masa terakhir tidak

mencapai 12 jam).

Namun apakah yang dapat kita peroleh dari perhitungan kematian Yesus

menurut apa yang sering dipercaya orang pada saat ini? Yesus

dikatakan meninggal pada hari Jum’at siang dan bangkit pada hari

Minggu pagi sebelum matahari terbit. Jika kita melihat disini, maka

kita hanya menemukan 2 masa gelap (Jum’at dan Sabtu malam) dan 1

masa terang (Sabtu siang) saja, yang artinya Yesus hanya tinggal di

perut bumi sekitar 36 jam yang dengan kata lain tidak memenuhi

kriteria Alkitab. Dengan jelas perhitungan ini adalah SALAH dan SESAT!

Konteks Alkitab menyatakan bahwa Yesus disalibkan pada saat perayaan

Paskah Passover Yahudi di tahun 31 Masehi, dan jika anda melihat

kalendar suci Yahudi, anda akan menemukan bahwa Paskah pada tahun itu

jatuh pada hari Rabu. Jadi Yesus tidak meninggal pada hari Jum’at

tetapi hari Rabu siang menjelang sore, dan bangkit pada hari Sabtu

siang menjelang sore ketika hari Sabat mingguan akan berakhir!

Dengan menggunakan Alkitab anda akan mengetahui dengan benar

perhitungan yang tepat tentang 3 hari dan 3 malam, suatu tanda yang

menyatakan bahwa Ia adalah Mesias dan Juru Selamat yang sesungguhnya!

Perayaan hari yang salah akan menuju kepada penyembahan yang salah

pula. Ingatlah apa yang dikatakan oleh Alkitab anda, “Allah itu Roh

dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan

kebenaran.” (Yohanes 4:23-24).

Hendakkah kita akan meremehkan peringatan Allah ini?

All the best,

HolyBoble27

http://digg.com/people/Yesus_Meninggal_Hari_Apa

Next Page »

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.